Home > Human Computer Interaction, Ilmu Komputer > Review website menggunakan “Heuristic Evaluation”

Review website menggunakan “Heuristic Evaluation”

heuristic evaluation

heuristic evaluation

Heuristic evaluation merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan review pada sebuah website. Pertama kali dikemukakan oleh Nielsen dan Molich pada tahun 1990. Keunggulan metode secara umum :

  • Mudah dalam proses evaluasi
  • Proses evaluasi cepat
  • Biaya atau cost yang dikeluarkan murah

Heuristic evaluation populer di kalangan pengembangan Web karena memerlukan sedikit sumber daya dalam bentuk uang, waktu atau keahlian. Oleh karena itu pengembangan tidak perlu mengeluarkan cost yang tinggi untuk biaya pengujian software. Berikut merupakan karakteristik dari heuristic evaluation :

  • Skenario pengujian yang lebih kecil dari segi ukuran dengan menggunakan dengan menggunakan mock-up
  • Penilaian dilakukan secara informal sehingga tidak dibutuhkan psikolog
  • Tingkat keberhasilan dari pengujian tinggi, sehingga sedikit penguji yang dibutuhkan

Setelah tahu latar belakang dari heuristic evaluation sekarang kita bisa menerapkannya pada situs yang akan kita kaji. Berikut langkah yang harus dilakukan :

  1. Memilih pendekatan utama
  2. Memilih penguji atau evaluator
  3. Melakukan tinjauan heuristik
  4. Melakukan evaluasi
  5. Menganalisa hasil

Pada pengujian kali ini situs yang akan saya review adalah situs Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan alamat www.deptan.go.id. Selanjutnya saya akan membahas langkah ke tiga yaitu melakukan tinjuan heuristik dan usabilitykarena merupakan tahapan terpenting dari heuristic evaluation.

Advertisements
  1. June 26, 2010 at 6:54 am

    Bakal banyak yang direview 🙂

  2. June 26, 2010 at 5:44 pm

    ok mantap gan…
    websitenya mnurut ane terlalu rame tuh….
    warna-warni dan ga keliatan bahwa itu adalah website kementrian…

  3. June 26, 2010 at 5:49 pm

    @saudara auzi : iya sangat banyak yang di review tapi saya harus hati2…salah2 di marahin pak menteri.hehe

    @saudara rahman : mungkin mereka mengambil warna hijau supaya keliatan pertanian tapi ternyata malah terkesan ramai dan tidak serius websitenya, gara marque di sana sini

    thx for comment

  4. June 26, 2010 at 7:41 pm

    bener tuh kata rahman, terlalu rame. Terlalu padat jadi pusing matanya :S

  5. June 27, 2010 at 12:08 am

    puyeng liatnya..
    berasa semuanya bisa diklik. penuh banget.
    boros whitespace juga.
    hebooh banget..
    pas hover ke menu utama sampe klik, ga ada perubahan apa-apa. ga di highlight atau dikasih tanda lagi ada dimana. breadcrumbsnya ga nemu.
    harus scrolling sampe panjaaaaaaaaaaang… cape.. T.T

    masih lost of usability nih websitenya. perlu dikaji ulang sama pengembangnya…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: